15
AUG
2016

Wisuda Sarjana Ke-60 Dan Sumpah Dokter Ke-13 Universitas Islam Al-Azhar

IMG_0706

Wisuda Sarjana Ke-60 Universitas Islam Al-Azhar

 

Mataram-Unizar : Rektor Universitas Islam Al-Azhar Ahmad Firdaus Sukmono, SE.,SH.,MH mewisuda 126 lulusan Unizar pada upacara Wisuda Periode III tahun akademik 2015/2016, kegiatan wisuda kali ini dirangkai dengan pengambilan sumpah profesi dokter bagi 7 orang calon dokter, kegiatan ini berlangsung di Gedung Graha Abdurrahim Universitas Islam Al-Azhar kamis [11/8/16]. Kegitan wisuda ini dihadiri oleh Ketua Yayasan Ir. H. Nanang Samodra.K.A, M.Sc , Koordinator Kopertis Wilayah VIII Prof. Dasi Astawa, Ketua IDI NTB dan segenap civitas akademika Universitas Islam Al-Azhar beserta undangan lainnya.

Kegiatan ini diawali dengan pengambilan sumpah dokter, dimana Ketua IDI NTB atau pejabat yang mewakili dalam sambutannya mengatakan bahwa dalam profesi dokter jangan pernah berfikir dokter akan kaya, dokter harus mementingkan kesehatan masyarakat bukan kepentingan bisnis. Profesi kedokteran akhir-akhir ini menjadi sorotan terkait vaksin palsu, itu semua bukan kehendak dokter, tidak ada dokter yang ingin merugikan pasiennya sambutnya. Namun dokter diingatkan untuk selalu waspada terhadap hal-hal yang dapat merusak kode etik kedokteran. Ada tiga hal pokok dalam ilmu kedokteran yang harus diperhatikan. Tiga hal pokok tersebut adalah :1. Knowledge, dimana dokter harus tetap mengupdate ilmu kedokteran yang dimilikinya. 2. Skill, profesi dokter harus mengembangkan skil dalam pengembangan pengetahuannya,dan yang ke 3. Attitude, bagaimana dokter dituntut untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat semaksimal mungkin, harus bersikap ramah dan mengayomi. Dalam kesempatan ini juga beliau mengatakan bahwa kualitas skil lulusan Unizar selama ini tidak kalah dengan lulusan universitas lain di pulau jawa.

Sumpah Dokter Ke – 13 Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar

 

IMG_0672

Sumpah Dokter Ke-13 Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

IMG_0779

Wisuda Sarjana Ke-60 Universitas Islam Al-Azhar

 

Rektor dalam pidato sambutannya mengatakan bahwa hari ini telah lahir dokter baru dan lulusan sarjana , hari ini para wisudawan begitu bahagia, tapi setelah ini akan merasa bimbang, berada dipersimpangan, mau kemana setelah wisuda. Diharapkan setelah wisuda lulusan sudah terlepas dari orang tua, apalagi dalam menghadapi MEA. Mahasiswa dituntut untuk berdaya saing tinggi dalam menyongsosng MEA tersebut. Salah satu cara untuk berdaya saing tinggi  adalah dengan harus tampil beda, harus lain dari orang lain, memiliki ciri lain. Diharapkan juga para luusan mampu  menguasai  minimal dua bahasa asing. Bagi sarjana hukum diharapkan tegakkan hukum dan moral sesuai dengan hakekatnya, walaupun bumi hancur dan langit runtuh harus tetap menjunjung kebenaran hukum . Di sisi lain dokter harus melayani semua masyarakat tanpa pandang siapapun dia. Apapun yang dihadapi nilai-nilai akademik harus tetap dijunjung tinggi. Kita harus selalu saling kerjasama, satu disiplin ilmu tidak ada artinya tanpa kerja sama, paparnya. Rektor melihat para wisudawan telah memiliki kompetensi, skil dan keahlian dibidangnya masing-masing. Bermodalkan itu diharapkan dapat sinkron dengan makna tujuan pendidikan tinggi  tersebut. “Dengan berbekal teori, dan praktek yang telah dilakukan, diharapkan hal ini juga akan berdampak bagi sikap diri anda untuk menjadi lebih gigih lagi, menghadapi kompetisi atau persaingan ditengah-tengah realitas kehidupan masyarakat yang dikenal sangat selektif,” imbaunya. Dalam waktu dekat Unizar akan menerapkan Smart Digital, segala aktifitas perkuliahan akan berbasis teknologi, beliau berharap Unizar bisa memberikan pelayanan terbaik bagi mahasiswa ,dimana hal ini bisa dilakukan karena kontribusi yang sudah diberikan oleh mahasiswa.

Sambutan terakhir oleh Koordinator Kopertis Wilayah VIII Prof. Dasi Astawa. Dalam pidatonya mengatakan  perlunya kerjasama yang solid antara semua fakultas dan segenap civitas akademika di lingkungan Unizar, tidak boleh ada ego sektoral di masing-masing Fakultas,  Universitas bisa berdiri karena keberadaan semua Fakultas yang ada ujarnya. Ada dua hal penting yang harus dilakukan Unizar dalam meningkatkan kualitasnya, yang pertama adalah Teknologi, semua dosen dan mahasiswa harus peka terhadap teknologi, dan bisa dengan cepat beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang terjadi. Yang kedua adalah penelitian, dosen dituntut untuk rutin dalam melakukan penelitian, karena dengan penelitian dosen akan mampu meningkatkan nilai kredit yang dimiliki. Kampus yang sehat menurutnya adalah ketika kampus mampu menjalankan tri dharma perguruan tinggi. Disisi lain beliau melihat Unizar mampu berubah kearah yang lebih baik, dilihat dari segi bangunan kampus yang megah dan kualitas dosen serta lulusan yang dihasilkan.

IMG_0827

Wisuda Sarjana Ke-60 Universitas Islam Al-Azhar

 

IMG_0836

Wisuda Sarjana Ke-60 Universitas Islam Al-Azhar

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Wisuda periode III yang dilaksanakan kali ini menghasilkan 126 orang wisudawan dengan perincian  16 orang lulusan Fakultas Teknik,  14 orang Fakultas Ekonomi, 10 orang Fakultas Pertanian, 63 orang Fakultas Hukum, 3 orang Fakultas Mipa, dan 20 orang dari Fakultas Kedokteran. Diantara para lulusan terdapat 7 orang lulusan terbaik yang berasal dari masing-masing Fakultas. Dari ketujuh orang tersebut Muhammad Azwar Hadi dari Jurusan Teknik Sipil, Lalu Wirya Adi Putra dari Jurusan Ekonomi Pembangunan, Nasrudin dari Jurusan Agribisnis, Israil dari Jurusan Ilmu Hukum, Wayan Gigih Niaga Pratama dari Fakultas Mipa, dan Luh Justisia Padmiyati dari Fakultas Kedokteran. Untuk para lulusan terbaik mendapatkan penghargaan dari BRI NTB berupa voucher belanja dan piagam penghargaan.(unizar)

Leave a Reply

*

captcha *